Senin, Desember 22, 2014

Semester 5 – Knowledge Management

Dalam mempelajari KM, kita perlu mengetahui apakah pengetahuan yang kita dapatkan merupakan data, informasi, knowledge atau wisdom. Dimana data itu sifatnya objektif. Data merupakan kumpulan fakta dan belum bisa bercerita banyak sehingga perlu diolah menjadi suatu informasi yang lebih berguna. Karakteristik tahapan pemikiran manusia yang paling tinggi adalah wisdom yaitu sesuatu yang ditimbulkan oleh pemahaman yang dalam terhadap suatu pengetahuan.
Pengetahuan terbagi menjadi dua yaitu tacit dan explicit. Tacit masih berada dalam pikiran sesorang yang pengembangannya melalui pengalaman yang sulit untuk diformulasikan. Sedangkan explicit merupakan pengetahuan yang dimiliki seseorang yang mudah dikomunikasikan dan dibagi, bersifat formal dan sistemastis, telah didokumentasikan dalam bentuk tulisan.

Pendekatan KM bisa melalui Kodifikasi maupun personalisasi. Dimana dalam memperoleh knowledge baik discovering, capturing, sharing, application selalu terdapat SECI MODEL by Nonaka & Takeuchi diantaranya Socialization (tacit ke tacit) contohnya : orang yang sedang mengobrol, Externalization (Tacit ke Explicit) contohnya : Dosen mengajar dan memberikan tugas, Combination (Explicit ke Explicit) contohnya : seseorang yang menyalin tugas dari temannya, Internalization (Explicit ke tacit) contohnya : proses belajar yang diikuti dengan learning by doing yang lambat laun membentuk pemahaman baru dalam diri seseorang.

Dalam suatu kelompok, setiap orang memiliki peran kunci untuk menyampaikan pengetahuan diantaranya : Visitors yaitu berkunjung sekali dua, mungkin bergabung atau tidak, Novices yaitu anggota baru, yang awalnya menyendiri, Regulars yaitu anggota yang berkontribusi dan berinteraksi secara regular, Leaders yaitu anggota yang berperan resmi membantu operasional, Elders yaitu dianggap sebagai pakar. Semua individu – individu tersebut saling berkaitan untuk kesuksesan suatu organisasi.

Dalam mengaplikasikan pengetahuan, Bloom membuat skema hirarki pengetahuan yang dibedakan atas : Domain kognitif (pengetahuan) yaitu hal yang paling umum, dimana salah satunya terdapat kemampuan untuk mengingat pengetahuan sebagai material pembelajaran dan menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan atau pengalaman yang dimiliki individu. Domain psikomotor meliputi pergerakan fisik, kordinasi, dan penggunaan keahlian motorik. Domain afektif (perilaku) dimana kita berhubungan dengan hal-hal yang bersifat emosional, seperti perasaan, nilai, apresiasi, antusiasme, motivasi, dan perilaku. Manajemen pengetahuan tidak lepas dari suatu kelompok atau organisasi karena dalam membagi atau sharing pengetahuan, perlu ada komunikasi dan organisasilah yang memiliki peluang dalam melakukan sharing pengetahuan. Untuk itu, perlu ada Budaya Organisasi yaitu pola asumsi dasar –diciptakan, ditemukan, atau dikembangkan oleh kelompok untuk belajar mengatasi masalah adaptasi eksternal dan integrasi internal yang telah berfungsi baik dan dianggap valid untuk diajarkan kepada anggota baru sebagai jalan terbaik untuk menerima, berpikir, dan merasakan dalam kaitannya dengan masalah tersebut. Budaya organisasi dalam konteks bisnis dianggap sebagai sikap dimana organisasi menyelesaikan masalah untuk mencapai tujuan spesifiknya dan untuk memeliharanya sepanjang waktu. Strategi Manajemen Pengetahuan penting karena menyediakan landasan dasar yang digunakan untuk mencapai pembelajaran organisasi dan perbaikan terus - menerus sehingga tidak membuang waktu untuk mengulangi kesalahan dan setiap orang cepat menyadari hal baru serta lebih baik dalam berpikir dan bertindak.



Materi – materi ini dapat didownload DI SINI.

0 komentar:

Posting Komentar